Budidaya Jahe Merah Dalam polybag

jahemerahgedeBerkebun jahe selama ini identik dengan pertanian yang membutuhkan lahan yg sangat luas,dan modal yang cukup besar.Tentu hal ini yang membuat petani yang mempunyai lahan yang kecil tidak menargetkannya untuk di budidayakan.Padahal harganya cukup menjanjikan.Berkat inovasi-inovasi dalam dunia pertanian kesulitan seperti ini bisa di atasi oleh petani lahan kecil,bahkan halaman di pekarangan rumahpun bisa di manfaatkan.Potensi penghasilan yang di dapat cukup menjanjikan walaupun diusahakan hanya di pekarangan yang sempit.Bahkan selain keuntungan dapat uang budidaya jahe merah yang di lakukan di pekarangan rumah ini mempunyai nilai tambah.Rumah kita jadi sejuk berkat penyerapan CO2 oleh tanaman dan bisa menghambat debu.

1.Persiapan media tanam
Langkah pertama adalah menyiapkan tempat(wadah)untuk media tanam,yaitu polybag ukuran 50*60,atau karung bekas beras 20kg.Siapkan media tanam yang terdiri dari bokasi,tanah dan arang sekam atau pasir,dengan komposisi 1:1:1.pengisian media tanam ke polybag cukup sebanyak 15 cm saja dari volume polybag.

2.Bibit jahe
Benih untuk bibit Jahe diambil dari rimpangnya. Rimpang untuk benih yang baik adalah rimpang yang segar (tidak disimpan terlalu lama), sehat, ukurannya besar atau normal, tidak cacat.bersihkan rimpang dari kotoran kemudian jemur di panas matahari sebentar.Setelah itu rimpang dipotong potong dengan pisau yang terlebih dahulu disterilkan,potong dengan menyisakan 2atau 3 mata tunas. Benih bisa direndam terlebih dahulu pada larutan fungisida (misalnya Dithane M-45) selama 15 meni.Kemudian tiriskan rimpang,taburkan abu sisa pembakaran kayu atau sekam di atasnya.setelah itu masukan benih dalam karung goni lembab atau tampah bersih kemudian simpan di tempat yang gelap dan lembab.Tujuannya agar rimpang berkecambah.
Penanaman
Benih tersebut akan mulai tumbuh menjadi tanaman muda dalam waktu sekitar 2 minggu.Setelah muncul tunas muda,bibit sudah siap ditanam dalam media polybag atau karung.Teknik penanaman sebaiknya dalam satu media ditanam dua bibit.Penanaman bibit sebaiknya ditengah media polybag agar dalam masa pertumbuhan rimpang leluasa.

Pemeliharaan

Setelah penanaman selesai di lakukan,kondisikan dahulu tanaman pada tempat yang teduh.Lakukan penyiraman rutin pada musim kemarau.Setelah tanaman mulai tumbuh optimal barulah tempatkan pada lahan.Kurang lebih satu bulan usia tanaman,atau kelihatan rimpang muncul di media tanam lakukan pengurukan.Hal ini dilakukan setiap kali rimpang muncul di atas media tanam.Tujuannya agar pertumbuhan rimpang jahe selalu keatas dan membentuk gumpalan yang besar.Sehingga polybag terisi optimal.
Sistim tanam menggunakan polybag ini bisa menghemat lahan,bahkan bisa di letakkan pada pekarangan yang sempit.Lebih praktis lagi kalau kita lakukan dengan pola vertikultul.Buatlah rak rak dari bambu setinggi satu meter.Lebar bisa menyesuaikan dengan seberapa banyak polybag yang akan kita tempatkan,begitupun dengan panjangnya menyesuaikan ukuran pekarangan yang akan kita gunakan.Sebagai gambaran,ukuran rak 1m*50cm bisa menampung tanaman sebanyak 8 polybag,diatas tanahpun bisa ditempatkan 4 polybag.Jadi untuk rak ukuran panjang satu meter bisa menampung tanaman sebanyak 12 polybag.

Pos ini dipublikasikan di Budidaya. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s